Jumat, 14 Desember 2012

Kembalinya Beruang Madu “Pooh”


Satu pagi, setelah sholat subuh dan menyeduh teh golpara, Seperti biasa ritual online sampai jam 6 pagi sambil tea time. Biasanya pagi juga jadi waktu implementasi ide yang semalam menggerayang sebelum tidur. Tapi pagi itu alunan “Return to the Pooh Corner” Kenny Loggins menggerangi telinga.  Tak buang waktu saya langsung meluncur ke situs You Tube, sepagi itu memang waktu yang tepat menikmati Youtube, loading akan lancar karena orang malam baru akan tidur dan orang pagi baru bangun dan belum berselancar.
Lagu itu tak pernah gagal menyenangkan hati, kapanpun.  Tanganpun menggerayangi tang dan manik-manik. Tak lupa charms lucu. Dan Voila!
Sahabat saya yang satu itu memang susah ditolak pelukannya, senyumannya, keceriannya. Memanggil dirinya ‘Pooh’ dan sang suami ‘Macan’ (tiger) dan entah kebetulan atau apa, postur tubuh mereka memang mewakili tokoh-tokoh kartun itu.





Satu hari saat di kantor. Lewat chat YM:

Bungarumputliar:  Imel sayang...  beruang madu baru turun gunung, mainlah ke lebuls. Kangeen!! J
biruJingga: baiklah, besok ya..

lalu di depan pintu rumah aku akan bernyanyi: “oh, jauh sekali rumahmu.. kangen rindu.. ku kayuh sepeda kumbangku..”
Tak lupa pelukan beruangnya.
Ah, kangen lantunan pianomu, petikan gitarmu, Puisi-puisimu. Kangen “Rumahku” .
Lamunanku makin merangsek jauh ke belakang, saat di kampus di Teater Sastra, Latihan Alam.
 
Dua kalungpun telah selesai sebelum jam 7, sebelum berubah jadi Inem J
Hari itu 4 Desember 2012, sehari sebelum 4 tahun kepergiannya. Nampaknya ia sedang bermain di kamarku pagi itu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar